Home > Info Tentang Seks > 7 Cara Meningkatkan Gairah Perkawinan

7 Cara Meningkatkan Gairah Perkawinan

Bagi banyak pasangan pengantin baru, perkawinan menjadi suatu pengalaman baru yang mendebarkan. Ada perasaan menyenangkan karena bisa lebih sering bersama pasangan, ada pula rasa bingung saat berusaha mentoleransi kebiasaan-kebiasan baru pasangan.
Namun bagi pasangan yang sudah lama pacaran, pernikahan bisa-bisa hanya menjadi perubahan status saja. Anda merasa menikah tidak banyak bedanya dengan saat pacaran, karena Anda sudah terlalu lama bersamanya. Hal seperti ini seperti berpotensi memunculkan rasa bosan. Jadi bagaimana cara meningkatkan gairah dalam perkawinan? Trik ini juga berguna bagi pasangan baru lainnya agar tetap menjaga kehangatan dalam hubungannya.

1. Ciptakan suasana seperti saat mulai pacaran
Menurut Patti Britton, PhD, sex therapist dan penulis The Idiot’s Guide to Sensual Massage, sangat baik bila Anda kembali flirting pada suami. Coba ingat bagaimana dulu cara Anda membuatnya “meleleh” di depan Anda. Apakah karena senyum malu-malu Anda? Apakah cara Anda meminta sesuatu dengan menggemaskan, sehingga ia tak kuasa membiarkan Anda kecewa? Atau panggilan sayang Anda untuknya, yang membuatnya bangga memiliki Anda? Bergandengan tangan sesering waktu pacaran juga akan meningkatkan rasa kebersamaan di antara Anda.

2. Buat panggilan kesayangan
Pasangan lain mungkin akan menyebut “Sayang”, “Yang”, “Honey”, atau “Babe”. Anda bisa menciptakan panggilan sayang Anda sendiri. Mungkin dengan nama dari tokoh film animasi kesukaannya, atau meniru cara keponakan memanggilnya. Seorang rekan Kompas.com memanggil calon suaminya dengan “Masnya”, karena teman-teman indekosnya dulu selalu mengatakan, “Puuut… masnya datang!”. Menjadi unik karena “sejarah” nama kesayangan tersebut hanya Anda berdua yang mengetahui, dan tentu tidak akan dipakai oleh pasangan lain.

3. Anggaplah suami sebagai “alter-ego” Anda
Hal ini memang dirasakan pasangan yang sudah lama berhubungan, dimana chemistry lebih memegang peranan daripada perasaan berbunga-bunga. Anda dan Si Dia merasa sudah menjadi satu bagian, saling merasa nyaman satu sama lain. Hasilnya, Anda pun lebih percaya diri di depannya. Misalnya, dengan tidak malu bertelanjang di hadapannya, atau mengenakan pakaian seksi yang sedikit menampakkan pundak atau dada saat menghadiri pesta.

4. Coba aktivitas yang baru
Kegiatan Anda sebagai pengantin baru mungkin tak banyak bedanya dengan saat pacaran. Makan, nonton, atau mengunjungi keluarga. Namun, coba lakukan sesuatu yang tak pernah Anda pikirkan sebelumnya, seperti jalan-jalan ke kota-kota yang biasanya tidak menjadi tujuan berlibur Anda, seperti Garut, Tasikmalaya, Solo, atau Malang dan sekitarnya. Ikuti arung jeram berdua. Tontonlah teater yang menampilkan selebriti sebagai bintang tamu. Anda tak akan tahu jika kegiatan baru tersebut akan menyenangkan bagi Anda.

5. Selalu intim, meskipun sedang tidak mood
Bila Anda melewatkan aktivitas paling intim antara Anda dan pasangan, Anda tidak akan membantu keharmonisan hubungan Anda. Intercourse dan orgasme memicu oxytocin, “hormon cinta” yang harus dilepaskan oleh tubuh, yang membuat Anda merasa melebur sebagai pasangan. Semakin banyak Anda melakukan hubungan seks, semakin sering Anda menginginkannya. Bila Anda merasa kelelahan saat malam, tidurlah lebih cepat, dan bangun lebih awal untuk melakukan “serangan” di pagi hari. Bila tidak, melakukan hal-hal menyenangkan berdua di dalam kamar juga seru: saling memijat, sarapan di dalam kamar, atau ngobrol intim sepanjang hari.

6. Mandi berdua
Buat kejutan dengan menyusup masuk ke dalam kamar mandi saat suami sedang berada di dalamnya. Saling menyabuni, atau memberikan sentuhan-sentuhan kecil, akan menciptakan kehangatan di antara Anda. Bila memungkinkan, jadikan aktivitas mandi berdua ini menjadi kebiasaan Anda yang baru.
7. Berjanji untuk selalu mesra
Pernahkah Anda melihat pasangan paruh baya yang masih terlihat mesra satu sama lain? Tidak inginkah Anda menjadi seperti itu kelak? Bila ya, berjanjilah mulai sekarang dengan calon suami untuk terus memperlihatkan kemesraan hingga nanti Anda beranjak tua. Tak usah malu memperlihatkan kemesraan Anda di depan teman-teman, seperti menggandeng tangannya, memeluk, mengecup kening, atau sekadar mengelus rambut atau pundaknya. Percayalah, komentar teman-teman pria seperti, “Alaaah… norak banget sih!”, hanyalah menunjukkan rasa iri hati karena mereka tidak terbiasa bersikap mesra dengan pasangannya.

Categories: Info Tentang Seks
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: